
Kursus Studi Teologi
Kuasai seluruh cakupan teologi Kristen — dari interpretasi Alkitab dan sejarah gereja hingga etika dan perspektif global. Kursus ini memberi Anda perangkat intelektual, kedalaman doktrinal, dan keterampilan praktis untuk berpikir, menulis, dan bernalar sebagai seorang sarjana teologi yang serius. Apakah Anda sedang mengejar pelayanan, studi pascasarjana, atau pendalaman iman, di sinilah teologi yang ketat dimulai.
Apa yang akan Anda pelajari:
Anda akan membangun fondasi yang menyeluruh dalam penyelidikan teologis, yang mencakup doktrin-doktrin utama tentang Allah, Kristus, penciptaan, dan gereja. Anda akan mengembangkan keterampilan lanjutan dalam hermeneutika dan eksegesis Alkitab, belajar menganalisis kitab suci melalui berbagai lensa interpretatif. Kursus ini menelusuri seluruh sejarah pemikiran Kristen dari para bapa gereja awal hingga teologi postmodern. Anda akan mempelajari pendekatan sistematis, kontekstual, dan pembebasan terhadap teologi moral dan etika sosial. Suara teologis global dan pascakolonial diintegrasikan di seluruh kursus, memperluas perspektif Anda melampaui kerangka Barat. Pada akhirnya, Anda akan menghasilkan sebuah makalah posisi teologis orisinal yang mensintesiskan semua yang telah Anda pelajari.
Bagaimana Anda belajar secara praktis Kursus Studi Teologi
Bagaimana Anda berlatih Kursus Studi Teologi
Untuk Anda yang memiliki perusahaan dan ingin melatih tim
Di Dedika untuk perusahaan, kursus dilengkapi dengan latihan dan contoh yang disesuaikan dengan bisnis Anda dan kebutuhan perusahaan Anda.
Konten kursus
8 Bab • 35 PelajaranDurasi antara 4 dan 360 jam (Anda yang menentukan)
Bab 1SembunyikanSembunyikan detailLihat detailDasar-Dasar Penyelidikan Teologis
Dasar-Dasar Penyelidikan Teologis
Pelajaran 1 • Sumber-Sumber Primer dalam Teologi
Meninjau teks-teks dan tradisi-tradisi otoritatif yang digunakan para teolog. Mahasiswa belajar mengidentifikasi dan mengevaluasi sumber-sumber yang akan muncul berulang kali sepanjang kursus.
Pelajaran 2 • Bahasa dan Konsep Teologis
Memperkenalkan kosakata khusus yang penting untuk membaca dan menulis teologi. Penguasaan istilah-istilah ini memungkinkan keterlibatan yang tepat dengan semua bab selanjutnya.
Pelajaran 3 • Metode-Metode Teologis Utama
Membandingkan pendekatan sistematis, historis, dan kontekstual dalam berteologi. Mahasiswa memilih dan membenarkan suatu lensa metodologis untuk refleksi teologis mereka sendiri.
Pelajaran 4 • Mendefinisikan Teologi dan Ruang Lingkupnya
Mengkaji apa itu teologi, bagaimana perbedaannya dengan filsafat dan studi agama, serta mengapa hal itu penting. Mendasari mahasiswa dalam identitas disiplin ini sebelum konten yang lebih dalam diperkenalkan.
Bab 2SembunyikanSembunyikan detailLihat detailSejarah Pemikiran Kristen
Sejarah Pemikiran Kristen
Pelajaran 1 • Teologi Modern dan Kontemporer
Meninjau respons teologis terhadap kritik Pencerahan, sekularisme, dan pluralisme global. Mahasiswa menghubungkan pergeseran historis dengan perdebatan teologis saat ini.
Pelajaran 2 • Skolastisisme Abad Pertengahan
Mengkaji sintesis iman dan akal budi yang dicapai oleh para teolog abad pertengahan. Mahasiswa menelusuri bagaimana metode skolastik membentuk presisi doktrinal dan teologi universitas.
Pelajaran 3 • Reformasi dan Kontra-Reformasi
Menganalisis perpecahan doktrinal dan reformasi abad keenam belas. Mahasiswa mengevaluasi bagaimana eclesiologi dan soteriologi yang saling bersaing membentuk kembali Kekristenan Barat.
Pelajaran 4 • Era Patristik dan Konsili-Konsili Awal
Mencakup kontroversi teologis dan keputusan konsili dari lima abad pertama. Mahasiswa melihat bagaimana doktrin-doktrin fundamental ditempa melalui konflik dan konsensus.
Bab 3SembunyikanSembunyikan detailLihat detailHermeneutika dan Eksegesis Biblika
Hermeneutika dan Eksegesis Biblika
Pelajaran 1 • Prinsip-Prinsip Hermeneutika
Memperkenalkan teori interpretasi dan pertaruhan teologisnya. Mahasiswa memahami mengapa metode itu penting sebelum menerapkan alat eksegetis tertentu.
Pelajaran 2 • Pembacaan Kontekstual dan Teologis
Mengeksplorasi pendekatan feminis, pascakolonial, dan kanonik yang membaca kitab suci melalui pengalaman hidup. Mahasiswa mengevaluasi bagaimana konteks membentuk hasil interpretatif.
Pelajaran 3 • Menulis Makalah Eksegetis
Membimbing mahasiswa melalui seluruh proses penulisan analisis eksegetis ilmiah. Mengintegrasikan semua keterampilan hermeneutis sebelumnya ke dalam satu luaran yang dinilai.
Pelajaran 4 • Pendekatan Sastra dan Naratif
Menerapkan teori naratif, kritik retoris, dan metode respons pembaca pada teks-teks biblika. Mahasiswa menganalisis bagaimana struktur sastra membentuk makna teologis.
Pelajaran 5 • Metode-Metode Historis-Kritis
Mengajarkan kritik sumber, bentuk, dan redaksi sebagai alat untuk mengungkap sejarah teks. Mahasiswa mempraktikkan metode-metode ini pada perikop-perikop pilihan dari Perjanjian Lama dan Baru.
Bab 4SembunyikanSembunyikan detailLihat detailTeologi Sistematis: Allah dan Penciptaan
Teologi Sistematis: Allah dan Penciptaan
Pelajaran 1 • Antropologi Teologis
Mengeksplorasi doktrin tentang pribadi manusia sebagai gambar Allah, jiwa yang berbadan, dan makhluk sosial. Mahasiswa menilai bagaimana antropologi membentuk etika dan soteriologi.
Pelajaran 2 • Providensi dan Tindakan Ilahi
Mengkaji bagaimana Allah bertindak dalam sejarah, alam, dan kehidupan manusia tanpa mengesampingkan kebebasan ciptaan. Mahasiswa bergulat dengan masalah kejahatan sebagai uji kasus bagi providensi.
Pelajaran 3 • Teologi Penciptaan
Menganalisis penciptaan ex nihilo, penciptaan berkelanjutan, dan makna teologis alam. Mahasiswa menghubungkan klaim-klaim doktrinal dengan kosmologi ilmiah secara bertanggung jawab.
Pelajaran 4 • Doktrin Allah
Meninjau atribut-atribut ilahi, teologi Trinitarian, dan model-model relasi Allah dengan dunia. Mahasiswa mengevaluasi teisme klasik di samping alternatif terbuka dan proses.
Bab 5SembunyikanSembunyikan detailLihat detailKristologi dan Soteriologi
Kristologi dan Soteriologi
Pelajaran 1 • Kristologi-Kristologi Kontemporer
Mengkaji Kristologi feminis, pembebasan, dan Global Selatan yang menantang norma-norma Barat. Mahasiswa mengevaluasi bagaimana konteks budaya membentuk kembali klaim-klaim Kristologis.
Pelajaran 2 • Doktrin Kristologis Klasik
Menelusuri definisi-definisi konsili tentang pribadi Kristus dari Nicea hingga Kalsedon. Mahasiswa menganalisis bagaimana doktrin dua kodrat berfungsi dalam teologi sistematis.
Pelajaran 3 • Yesus Historis dan Kristus Iman
Membedakan pencarian historis-kritis akan Yesus dari klaim Kristologis pengakuan iman. Mahasiswa mengevaluasi signifikansi teologis dari penelitian Yesus historis.
Pelajaran 4 • Model-Model Pendamaian
Meninjau teori substitusi, pengaruh moral, Christus Victor, dan partisipatif tentang pendamaian. Mahasiswa menilai dasar biblika dan implikasi pastoral dari setiap model.
Bab 6SembunyikanSembunyikan detailLihat detailEclesiologi, Sakramen, dan Ibadah
Eclesiologi, Sakramen, dan Ibadah
Pelajaran 1 • Model-Model Gereja
Meninjau model eclesiologi institusional, komunal, sakramental, dan hamba. Mahasiswa membandingkan bagaimana setiap model membentuk tata kelola dan misi gereja.
Pelajaran 2 • Liturgi dan Teologi Ibadah
Menganalisis struktur teologis ibadah Kristen dan kuasa formatifnya. Mahasiswa menghubungkan praktik liturgis dengan ekspresi doktrinal dan identitas komunitas.
Pelajaran 3 • Ekumenisme dan Kesatuan Gereja
Meninjau sejarah dan teologi dialog ekumenis di antara tradisi-tradisi Kristen. Mahasiswa mengevaluasi kemajuan dan hambatan dalam upaya mencapai kesatuan gereja yang kasatmata.
Pelajaran 4 • Teologi Sakramental
Mengkaji makna teologis, jumlah, dan efektivitas sakramen lintas tradisi. Mahasiswa menganalisis bagaimana praktik sakramental mewujudkan komitmen-komitmen doktrinal.
Bab 7SembunyikanSembunyikan detailLihat detailEtika, Teologi Moral, dan Keadilan
Etika, Teologi Moral, dan Keadilan
Pelajaran 1 • Etika Teologis dalam Praktik
Mengintegrasikan kerangka etis ke dalam konteks pelayanan, konseling, dan advokasi di dunia nyata. Mahasiswa menghasilkan analisis etis berbasis kasus yang menunjukkan kompetensi penuh.
Pelajaran 2 • Ajaran Sosial dan Keadilan
Meninjau tema-tema utama ajaran sosial Kristen: martabat, solidaritas, dan kebaikan bersama. Mahasiswa menerapkan prinsip-prinsip ini pada ketidakadilan struktural dan kebijakan.
Pelajaran 3 • Kitab Suci dan Pembedaan Moral
Mengkaji bagaimana teks-teks biblika digunakan untuk memandu pengambilan keputusan etis. Mahasiswa menerapkan keterampilan hermeneutis dari Bab 3 pada pertanyaan-pertanyaan moral yang diperdebatkan.
Pelajaran 4 • Landasan Etika Kristen
Memperkenalkan kerangka hukum kodrat, perintah ilahi, kebajikan, dan perjanjian untuk penalaran moral. Mahasiswa mengidentifikasi landasan teologis dari setiap pendekatan etis.
Pelajaran 5 • Bioetika dan Isu Moral Baru
Menerapkan etika teologis pada pertanyaan tentang kehidupan, kematian, teknologi, dan lingkungan. Mahasiswa mempraktikkan penalaran moral terstruktur pada kasus-kasus tanpa jawaban mudah.
Bab 8SembunyikanSembunyikan detailLihat detailTeologi Agama-Agama dan Perspektif Global
Teologi Agama-Agama dan Perspektif Global
Pelajaran 1 • Tipologi Teologi Agama-Agama
Memperkenalkan posisi eksklusivis, inklusivis, dan pluralis tentang keselamatan dan kebenaran agama. Mahasiswa mengevaluasi kekuatan biblika, doktrinal, dan pastoral dari setiap posisi.
Pelajaran 2 • Membangun Sintesis Teologis Pribadi
Membimbing mahasiswa dalam mengintegrasikan semua konten inti ke dalam posisi teologis yang koheren dan orisinal. Berfungsi sebagai latihan puncak untuk seluruh kurikulum inti.
Pelajaran 3 • Metode Dialog Antaragama
Meninjau kerangka praktis dan teologis untuk pertemuan antaragama yang saling menghormati. Mahasiswa mempraktikkan keterampilan dialog yang didasarkan pada integritas teologis dan rasa saling menghormati.
Pelajaran 4 • Teologi Global dan Pascakolonial
Mengkaji bagaimana teologi Afrika, Asia, dan Amerika Latin menantang dominasi teologis Barat. Mahasiswa mengintegrasikan perspektif global ke dalam sintesis teologis mereka sendiri.
Pelajaran 5 • Agama-Agama Dunia dalam Perspektif Teologis
Memberikan analisis teologis tentang Yudaisme, Islam, Hinduisme, dan Buddhisme sebagai mitra dialog. Mahasiswa mengidentifikasi titik-titik konvergensi dan perbedaan yang tak tereduksi.
Sertifikat valid Anda setelah menyelesaikan
Kursus ini cocok untuk Anda:
Calon seminaris: membutuhkan landasan akademis yang ketat sebelum pendaftaran resmi.
Pemimpin awam pelayanan: mencari kedalaman doktrinal untuk memperkuat peran komunitas mereka.
Kandidat pendeta: mempersiapkan diri untuk sertifikasi di lingkungan rumah sakit atau militer.
Pendidik yang termotivasi oleh iman: ingin mendapatkan landasan teologis untuk memperkuat praktik mengajar mereka.
Pengubah karier: bertransisi dari profesi sekuler ke dalam pekerjaan pelayanan penuh waktu.
Pembelajar seumur hidup: didorong oleh rasa ingin tahu intelektual tentang tradisi doktrinal Kekristenan.
Apa kata para siswa kami
Kelasnya sangat sempurna. Saya membeli paket satu tahun dan akhirnya memiliki kesempatan untuk mengikuti berbagai topik yang saya minati tanpa perlu berganti platform... terima kasih atas semua yang kalian lakukan, saya sudah merekomendasikan kalian kepada orang lain...

Saya suka bagaimana pelajarannya langsung pada intinya dan bagaimana saya bisa berpindah bab dan melewati konten yang tidak saya butuhkan.

Saya suka kontennya dan cara presentasi serta transkripsi videonya, yang mempercepat prosesnya!

Platformnya cepat, mudah digunakan. Keragaman konten dan video pelengkapnya sangat membantu dalam pembelajaran.

Pelatihan utama
FAQ
Siapa itu Dedika?
Apakah sertifikat ini berlaku di Indonesia?
Apakah kursusnya gratis?
Berapa beban belajar kursusnya?
Bagaimana bentuk kursusnya?
Bagaimana cara kerja kursusnya?
Berapa lama durasi kursusnya?
Berapa biaya atau harga kursusnya?
Apa itu kursus EAD atau online dan bagaimana cara kerjanya?
Kursus PDF




















